Pembentukan Tim Siaga Bencana Alam Erupsi Merapi di Dusun Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman

Arimbi Karunia Estri, Dwi Antara Nugraha, Eva Marti

Abstract


Dusun Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman, termasuk dalam zona rawan erupsi Merapi. Hasil wawancara singkat dengan warga mengatakan bahwa pada kejadian erupsi tahun 2010, Dusun Gatak terkena dampak erupsi berupa material abu vulkanik, dan material kerikil serta pasir yang mengakibatkan semua warga harus mengungsi. Hal tersebut membuat warna panik dan trauma, serta banyak korban jiwa. Salah satu hal penyebabnya karena ketidaksiapan dari warga dalam menghadapi bencana erupsi. Solusinnya adalah membentuk tim siaga bencana alam yang berada di Dusun Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman. Kegiatan dilaksanakan selama 2 kali pada 25 Agustus 2022 dan 4 September 2022. Jumlah responden pada kegiatan PKM ini bejumlah 30 orang yang terdiri dari 16 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Semua responden merupakan anggota Karang Taruna Dusun Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman. Pertemuan dimulai dari penyuluhan untuk memberikan pengetahuan secara kognitif dan afektif dilanjutkan dengan praktek langsung kesiapsiagaan menghadapi erupsi Merapi dan kesiapan menolong korban erupsi. Target luaran dari kegiatan PKM ini adalah booklet tentang penanganaan awam untuk siaga bencana erupsi merapi yang berisikan perencanaan mitigasi hingga penanganan korban. Hasil PKM menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan dari para peserta dibuktikan dengan meningkatnya nilai post test dan telah terbentuk tim siaga bencana alam erupsi gunung merapi yang terdiri dari para pemuda di Dusun Gatak Desa Wukirsari Cangkringan Sleman. Saran: Tim Siaga Bencana Alam Erupsi melakukan Latihan rutin dan terjadwal untuk meningkatkan kesiapsiagaan

ABSTRACT

Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman Hamlet is included in the Merapi eruption-prone zone. The results of short interviews with residents stated that during the 2010 eruption, Gatak Hamlet was affected by the eruption in the form of volcanic ash, gravel and sand, which resulted in all residents having to evacuate. This created panic and trauma, as well as many fatalities. One of the causes is the unpreparedness of residents in facing an eruption disaster. The solution is to form an emergency response team in Gatak Wukirsari Hamlet, Cangkringan, Sleman. The number of respondents to this PKM activity was 30 people consisting of 16 women and 14 men. All respondents are members of the Karang Taruna Dusun Gatak Wukirsari Cangkringan Sleman. The activity was held twice on 25 August 2022 and 4 September 2022. The meeting started with counseling to provide cognitive and affective knowledge followed by direct practice of preparedness for the Merapi eruption and readiness to help eruption victims. The output target of this PKM activity is a booklet on layman's management for preparing for the Merapi eruption disaster which contains mitigation planning and handling of victims. The PKM results show that there has been an increase in the knowledge of the participants as evidenced by the increase in post test scores and the formation of a natural disaster preparedness team for the eruption of Mount Merapi consisting of young people in Gatak Hamlet, Wukirsari Village, Cangkringan, Sleman. Suggestion: The Eruption Natural Disaster Preparedness Team carries out routine and scheduled training to increase preparedness

Keywords


Tim Siaga Bencana, Erupsi Merapi

References


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2018). Bencana menurut jenisnya di Indonesia tahun 2009-2019. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).https://tirto.id/bnpbjumlah donggala-jadi 2081-jiwa-c8GR

Buston,E., Pardosi,S.,& Efendi,P. (2021). Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Manajemen Bencana Pada Keluarga Di Daerah Pesisir Pantai Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah,Vol 6:no 2

Estri, A.K . (2019). Peran bystander dalam penanganan henti jantung di konunitas: studi literatur. Prociding Seminar Nasional UNRIYO.

Estri,A.K., Marti, E.,& Rahayu, M.H. (2021). The Effectiveness Of Android Based Educational Game Toward High School Students Preparedness In Facing Merapi Eruption. The Malaysian Journal Of Nursing,Vol 12,no 4

Fathurrohmah, S.,& Kurniati,A..C. (2017). Kajian Struktur Ruang Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Merapi Kabupaten Sleman. Prociding Seminar Nasional XII “Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi 2017 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta

Hardy, F.R., Pulungan, R.M.,& Permatasari, P. (2021). Pembentukan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Cikulur. JURNAL IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4

Hermon, D. (2014). Geografi Bencana Alam. Radja Grafindo Persada Press.

Pradika, ,M.I., Giyarsih, S.R., & Hartono. (2018). Peran Pemuda Dalam Pengurangan Risiko Bencana Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. JURNAL KETAHANAN NASIONAL Vol. 24, No.2, Agustus 2018, Hal 261-286

Rahayu dkk. (2014). Dampak Erupsi Gunung Merapi Terhadap Lahan Dan Upaya-Upaya Pemulihannya. Caraka Tani – Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian Vol. XXIX No. 1 Maret 2014

Suardana, I.K.,&Mertha,I.M. (2021). Pengaruh Pelatihan Siaga Bencana Menggunakan Modul Terhadap Kesiapsiagaan Siswa Menghadapi Bencana Alam di SMA Negeri 1 Bangli. Community Of Publishing In Nursing, vol 9,no6




DOI: https://doi.org/10.36914/jkum.v5i1.1077

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM)

Publisher: Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita Copyright Web Analytics Made Easy - Statcounter